Cara membuat NFT: Panduan untuk membuat Non-Fungible Token
Beranda /
Blog /
Cara membuat NFT: Panduan untuk membuat Non-Fungible Token
1 December 2022

Cara membuat NFT: Panduan untuk membuat Non-Fungible Token

Cara Membuat NFT
Source: Freepik

Apakah kamu seorang kreator yang ingin mengembangkan diri atau hanya seseorang yang ingin tahu tentang dunia baru ini? Tidak diragukan lagi bahwa NFT bisa menjadi aset yang bagus. Orang-orang mengeluarkan banyak uang untuk aset cryptocurrency yang unik ini.

Sebuah NFT oleh seniman digital yang dikenal sebagai Beeple terjual dengan harga $69 juta pada awal tahun 2021, dan fenomena Ghozali yang tidak bisa dilepaskan dari daftar NFT termahal di Indonesia.

Inilah sebabnya artikel kali ini merupakan panduan langkah demi langkah tentang cara membuat NFT. Bahkan mungkin membantu kamu menghasilkan uang dari kreasi yang kamu ciptakan.

Sebelum lebih lanjut, apa itu NFT?

NFT, atau non-fungible token yang diterjemahkan secara harfiah, adalah token yang tidak dapat dipertukarkan. Merupakan jenis sertifikat digital yang membantu mengautentikasi dan menetapkan kepemilikan aset virtual tertentu. Dengan bantuan teknologi blockchain, sifatnya tidak dapat diubah atau diduplikasi.

Semua informasi di dalamnya tidak dapat dipalsukan, diganti, direplikasi, atau diretas dengan cara apa pun. Karena alasan ini, NFT memiliki potensi besar dan pasar NFT telah berkembang pesat selama sekitar setahun terakhir.

Telah banyk NFT yang terjual dengan nilai fantastis, tapi teknologi ini tidak harus mahal. NFT semakin banyak digunakan dalam game seperti CryptoKitties dan Axie Infinity yang lumayan populer.

Keberhasilan dan popularitas token digital ini telah menghadirkan peluang baru bagi pembuat NFT untuk bereksperimen dengan kreasi seni mereka, dan memonetisasi karya dengan lebih layak.

Potensi besar mengarahkan lebih banyak orang untuk membuat NFT dengan harapan dapat memonetisasi kegemaran yang biasa dilakukan. Berikut adalah panduan langkah demi langkah tentang cara membuat NFT.

Baca juga: Daftar NFT Marketplace Dunia dan Indonesia yang Perlu Kamu Ketahui

Pilih item

Mari kita mulai dengan dasar-dasarnya. Kamu harus memulai dengan menentukan aset digital unik apa yang ingin kamu ubah menjadi NFT. Dapat berupa lukisan, gambar, musik, koleksi video game, meme, GIF, atau bahkan ‘tweet’. NFT adalah item digital unik dengan pemilik tunggal. Kelangkaan tersebut memberikan nilai pada NFT.

Pastikan kamu memiliki hak kekayaan intelektual atas item yang ingin kamu ubah menjadi NFT. Membuat NFT untuk aset digital yang tidak kamu miliki dapat membawamu ke masalah hukum.

Tentukan blockchain

Setelah kamu memilih aset digital, saatnya memulai proses pencetakannya menjadi NFT. Dimulai dengan menentukan teknologi blockchain yang ingin digunakan untuk NFT milikmu. Blockchain yang paling populer di kalangan artis dan kreator NFT adalah Ethereum (CRYPTO:ETH). Adapun pilihan populer lainnya, seperti Tezos, Polkadot, Cosmos, dan Binance Smart Chain.

Siapkan dompet digital

Jika belum memiliki dompet digital, kamu perlu menyiapkannya untuk membuat NFT karena kamu memerlukan beberapa mata uang kripto untuk investasi awal. Dompet digital ini akan memberi akses pada aset digital milikmu. Dompet NFT teratas termasuk Metamask, Math Wallet, AlphaWallet, Trust Wallet, dan Coinbase Wallet dapat menjadi pilihan

Sebagian besar platform NFT menerima Ether, mata uang kripto dari platform blockchain Ethereum. Jika kamu sudah memiliki beberapa cryptocurrency, kamu dapat menghubungkannya ke dompet digital milikmu. Sehingga dapat menggunakannya untuk membuat dan menjual NFT.

Pilih NFT marketplace

Setelah kamu memiliki dompet digital dan beberapa mata uang kripto, saatnya untuk mulai membuat dan menjual NFT milikmu. Untuk itu, kamu harus memilih NFT marketplace. Beberapa NFT marketplace terpopuler, seperti OpenSea, Axie Marketplace, Larva Labs/CryptoPunks, NBA Top Shot Marketplace, Rarible, SuperRare, Foundation, Nifty Gateway, Mintable, dan NFT marketplace lokal market metaNesia.

Kamu harus mempelajari setiap NFT marketplace untuk menentukan platform yang cocok untuk NFT karyamu. Misalnya, Axie Marketplace adalah toko online untuk game NFT Axie Infinity. NBA Top Shot adalah pasar yang berfokus pada bola basket. 

Sementara itu, market metaNesia dapat digunakan untuk menjual karya digital yang berkaitan dengan kreasi seni, musik, trading card, dunia virtual, bahkan berdonasi. Penting juga untuk dicatat bahwa beberapa marketplace memerlukan cryptocurrency mereka sendiri. Rarible, misalnya, membutuhkan Rarible (CRYPTO:RARI).

Setelah memilih NFT marketplace, kamu harus menghubungkannya ke dompet digital. Diperuntukkan untuk membayar biaya yang diperlukan untuk mencetak NFT dan menahan hasil penjualan apa pun.

Unggah file

Kamu sekarang siap untuk mencetak NFT. NFT marketplace pilihanmu memiliki panduan langkah demi langkah untuk mengunggah file digital ke platform mereka. Proses itu akan memungkinkan kamu untuk mengubah file digital (PNG, GIF, MP3, atau jenis file lainnya) menjadi NFT yang dapat dipasarkan.

Atur proses penjualan

Tahap terakhir dalam proses pencetakan NFT adalah memutuskan bagaimana kamu ingin memonetisasi NFT milikmu. Semua bergantung pada platformnya, kamu dapat:

  • Menjual dengan harga pasti: Dengan menetapkan harga pasti, kamu membuat orang pertama yang harus bersedia memenuhi harga tersebut untuk membeli NFT milikmu.
  • Tetapkan lelang berwaktu: Lelang berwaktu akan memberikan batas waktu kepada mereka yang tertarik dengan NFT milikmu untuk mengajukan tawaran akhir mereka.
  • Lelang tak terbatas: Lelang tak terbatas tidak menetapkan batas waktu. Sebaliknya, kamu memiliki kendali untuk mengakhiri pelelangan kapan pun kamu mau.

Kamu harus menentukan harga minimum ketika mengatur lelang, mengatur royalti untuk terus memonetisasi NFT jika dijual kembali di pasar sekunder, dan berapa lama untuk mengadakan lelang jika waktunya ditentukan.

Perhatikan juga biaya saat menetapkan harga minimum, karena kamu dapat kehilangan uang pada penjualan NFT jika menetapkan harga terlalu rendah. Sayangnya, biaya untuk mencetak dan menjual NFT bisa mahal dan membingungkan. 

Bergantung pada platform dan harga, kamu dapat membayar biaya pendaftaran, biaya pencetakan NFT, komisi penjualan, dan biaya transaksi untuk mentransfer uang dari dompet pembeli ke dompet milikmu. 

Biaya juga dapat berfluktuasi karena volatilitas harga mata uang kripto. Oleh karena itu, penting untuk mencermati biaya yang harus kamu bayarkan untuk membuat dan menjual NFT guna memastikannya bermanfaat.


Sekilas, cara membuat NFT ini mirip dengan tahapan menjual NFT. Namun terdapat beberapa tahapan yang harus dilakukan sebelum menjual NFT, seperti menentukan karya atau item yang akan dijadikan NFT dan memilih blockchain yang akan digunakan.

Sekarang, cobalah buat karya digitalmu menjadi NFT dan menjualnya di platform NFT marketplace metaNesia. Sistem royalti yang lebih localize dan transparan, membuat pembagian royalti dapat disesuaikan dengan kebutuhan kreator.

metaNesia, #WhereDreamsComeTrue