Inilah Alasan Mengapa Brand Harus Membuat Filter AR di TikTok
Beranda /
Blog /
Inilah Alasan Mengapa Brand Harus Membuat Filter AR di TikTok
14 December 2022

Inilah Alasan Mengapa Brand Harus Membuat Filter AR di TikTok

Jika kamu berhasil menemukan jalan ke artikel ini, kemungkinan besar kamu sedang bertanya-tanya mengapa sebuah brand harus menggunakan filter Augmented Reality (AR) di TikTok. 

Sementara kita akan membahas lebih detil di bawah ini, jawaban singkatnya adalah bahwa filter AR telah menjadi alat marketing media sosial yang sangat kuat untuk menjangkau demografi baru di platform baru yang benar-benar meningkat dalam beberapa tahun terakhir. 

Brand yang menggunakan filter AR TikTok dapat meningkatkan kesadaran merek dan jangkauan mereka hingga 4x lipat, dan platform ini sangat populer di kalangan anak muda.

Apa itu filter AR TikTok?

Filter AR TikTok, adalah fitur populer di platform TikTok yang memanfaatkan teknologi augmented reality. Memungkinkan orang untuk menggunakan filter AR ini dengan tujuan menambah atau menyempurnakan konten video mereka.

Juga, membuat perubahan digital ke dunia nyata melalui kamera ponsel mereka. Filter AR ini hadir dalam berbagai bentuk, beberapa di antaranya mencakup masker wajah, distorsi lucu, latar belakang animasi, dan bahkan permainan augmented reality

Menggunakan filter AR dapat membantu brand dalam menciptakan pengalaman yang menarik dan berkesan bagi audiens. Juga, membuat mereka membuat dan membantu mendistribusikan konten dengan identitas brand.

TikTok adalah jejaring sosial berbagi video yang mendorong konten kreatif, seperti tarian dan video komedi mirip Vine (sekarang kontennya lebih beragam). Dengan AR, pengguna dapat menambahkan lapisan interaktivitas yang dapat membantu membuat video mereka menjadi viral karena biasanya menciptakan alasan lain bagi orang untuk membagikannya. Karena tingkat interaksi yang meningkat ini, TikTok menjadi tempat yang tepat untuk membuat konten.

Salah satu fitur yang pasti dikaitkan dengan munculnya konten TikTok adalah fitur musik yang memungkinkan pengguna untuk melampirkan musik terbaru. Orang-orang sering memasangkan musik dengan filter AR ini, sehingga semakin meningkatkan faktor kemudahan membagikan konten. 

Mengapa menggunakan Filter AR TikTok?

Di dunia sekarang ini, AR telah menjadi sangat besar dengan semua bahasan mengenai metaverse. TikTok telah menjadi lebih dari sekadar aplikasi. Sehubungan dengan itu, TikTok berkomitmen untuk membuat AR dapat diakses oleh sebanyak mungkin orang. Untuk itu, platform AR-nya tersedia untuk pengembang yang berafiliasi yang dibuka sepenuhnya pada April 2022.

Pembuat filter AR sekarang memiliki berbagai sumber daya yang tersedia untuk membantu mereka membuat efek AR. Dengan bantuan software gratis bernama TikTok Effect House, setiap pengguna TikTok dapat mengunduh perangkat lunak ini dan mulai mengembangkan filter AR mereka sendiri untuk video TikTok mereka. Hal ini memungkinkan pengguna untuk menjadi lebih kreatif dan menghasilkan konten yang lebih menarik.

AR TikTok
Source: Effect House

TikTok Effect House sangat mirip dengan Spark AR Studio Instagram, atau Snapchat’s Lens Studio, dan akhirnya kita memiliki alat yang tepat untuk membuat filter AR dengan identitas brand yang dapat didistribusikan secara organik di seluruh platform TikTok. 

Dengan menggunakan alat ini, brand dapat lebih dekat dengan audiens Gen Z dan Gen Alpha, demografi termuda dan paling sulit dipahami dari semua generasi. 

Mengapa brand harus nenggunakan filter AR TikTok?

Langkah pertama untuk menciptakan pengalaman augmented reality yang menarik bagi audiens adalah memahami konteks budaya di mana posisi brand-mu berada. Ini sangat penting karena 60% konsumen sangat ingin belajar tentang suatu brand. 

Fakta penting lainnya adalah bahwa 57% konsumen juga bersedia terlibat dengan brand tersebut. Dengan memastikan brand-mu hadir dalam konteks ini, kamu dapat membuat konsumen menjadi sangat antusias.

Filter AR TikTok adalah salah satu inovasi baru yang paling menarik dalam konten video pendek. Fitur-fitur baru ini telah menjadi kebutuhan pokok bagi pembuat konten TikTok. Pengguna dapat menambahkan filter ke video mereka, menjadikannya lebih menyenangkan dan menarik. 

Misalnya, filter green screen yang populer memungkinkan pengguna menempatkan video mereka di atas gambar yang lain. Pilihan lain termasuk filter interaktif, yang memungkinkan pengguna merekam diri mereka sendiri saat bermain game atau mengikuti kuis. 

Dan kemudian kategori filter AR yang dapat mengubah atau menambah lingkungan nyata dari si pengguna. Sungguh pengalaman yang menyenangkan. Menggunakan filter AR TikTok dapat meningkatkan visibilitas profil dari suatu brand dan membantu berinteraksi dengan audiens baru. 

Bereksperimen dengan teknologi baru ini selalu penting karena seiring perkembangannya, semua orang akan menyadari. Jika kamu bukan termasuk yang pertama memulai, fungsinya memang tidak akan berkurang, namun akan banyak persaingan karena semua menggunakannya.

Metrik yang tinggi

Menurut data, jumlah pengguna aktif bulanan TikTok di dunia mencapai 1,46 miliar. Aplikasi ini sangat populer di kalangan generasi muda. Sementara demografisnya masih cukup muda, TikTok telah memahami fakta ini dan memprioritaskan untuk mendistribusikan konten yang sesuai untuk audiens yang lebih muda. 

Pun dengan di Indonesia, berada di urutan kedua dengan jumlah pengguna aktif TikTok sebesar 99,1 juta orang yang berusia 18 tahun ke atas. Kemudian, pengguna TikTok di Indonesia rata-rata menghabiskan waktu di TikTok sebanyak 23,1 jam per bulan.

Dengan angka yang besar tersebut, kehadiran brand melalui filter AR akan mudah menjangkau target audiens. Tentunya dengan visual yang menarik seingga pengguna tertarik untuk menggunakannya.


Jadi pada titik ini, cukup mudah untuk melihat mengapa brand harus membuat filter AR di TikTok. Sekarang, apakah kamu ingin mengetahui informasi lain seputar augmented reality dan teknologi lainnya yang berkaitan dengan metaverse? Yuk, kunjungi metaNesia dan ikuti terus perkembangan teknologi masa depan!