Beberapa Contoh Penerapan Mixed Reality dalam Bisnis!
Beranda /
Blog /
Beberapa Contoh Penerapan Mixed Reality dalam Bisnis!
2 Januari 2023

Beberapa Contoh Penerapan Mixed Reality dalam Bisnis!

contoh penerapan mixed reality
Sumber: Microsoft Learn

Mixed reality (MR) mengubah cara kita melihat dan berinteraksi dengan dunia. Teknologi mixed reality bisa menggabungkan dunia nyata dengan dunia virtual. Meski mixed reality masih cukup langka di seluruh industri,teknologi ini bisa membawa proses transformasi bisa merevolusi industri.

Bagaimana perusahaan menggunakan teknologi mixed reality dalam bisnis mereka? Dan apa sebenarnya potensi yang dimiliki MR di masa depan? Dalam artikel ini, kita akan melihat lebih dekat beberapa contoh penerapan mixed reality dalam berbagai sektor bisnis.

Apa itu mixed reality?

mixed reality
Sumber: Bernard Marr

Mixed reality adalah kombinasi dari realitas dunia nyata dan virtual, di mana objek nyata dan digital dapat berinteraksi satu sama lain. Teknologi mixed reality menggabungkan aspek virtual reality (VR), augmented reality (AR), dan Internet of Things (IoT). Teknologi imersif tersebut dirumuskan oleh Paul Milgram dan Fumio Kishino pada tahun 1994 silam.

Augmented reality

Augmented reality dapat membantu kamu melihat atau menampilkan objek virtual di dunia nyata melalui kamera smartphone, tablet, atau bahkan cermin digital di pusat perbelanjaan. Filter Snapchat dan virtual makeup adalah contoh dari penggunaan mixed reality dengan AR.

Virtual reality

Sebaliknya, virtual reality akan membawa kamu ke lingkungan yang sepenuhnya virtual. Untuk mengaksesnya kamu membutuhkan perangkat seperti headset VR. Virtual reality banyak digunakan dalam pelatihan karyawan, simulasi penerbangan, dan game interaktif.

Membutuhkan perangkat khusus

Dibangun di atas dua teknologi imersif tersebut, mixed reality memungkinkan kamu berinteraksi dengan elemen dunia nyata dan virtual. Misalnya, kamu dapat mengambil kotak virtual dari meja samping tempat tidur fisik untuk dibuka dan melihat isinya.

Mixed reality tidak lagi terikat pada layar seperti smartphone seperti augmented reality. Untuk mengaksesnya, kamu membutuhkan perangkat khusus seperti headset yang mendukung teknologi MR. Kamu bisa membeli perangkat seperti Microsoft HoloLens dan Acer Windows untuk mencoba masuk ke dalam mixed reality.

Manfaat penerapan mixed reality dalam bisnis

mixed reality
Sumber: Microsoft Learn

Mixed reality bisa menjadi teknologi inovatif yang ampuh dalam meningkatkan experience dalam bisnis. Perusahaan global telah banyak berinvestasi dalam mixed reality untuk menambahkan pengalaman imersif yang baru dan seru bagi pelanggan mereka.

Berikut adalah beberapa manfaat yang bisa dirasakan jika perusahaan menerapkan mixed reality dalam bisnis mereka.

Menambah jalur komunikasi

Mixed reality memiliki kemampuan untuk mengadakan pertemuan virtual dengan menggunakan perangkat MR seperti Microsoft HoloLens dan Acer Windows. Hal ini bisa menghemat biaya akomodasi dan membuat meeting lebih efisien.

Meningkatkan produktivitas

Kacamata mixed reality dapat membantu para karyawan dan tim dalam berkolaborasi dengan menunjukkan kepada orang-orang apa yang dilihat rekan mereka melalui streaming video langsung. Dengan begitu, karyawan dapat bekerja sama lebih efisien dan efektif sehingga dapat mempercepat proses produksi.

Pelatihan karyawan yang lebih mudah diakses

Mixed reality memungkinkan karyawan untuk melatih keterampilan baru dalam lingkungan simulasi tanpa mempertaruhkan aset perusahaan apa pun dalam prosesnya. Berbeda halnya dengan pelatihan offline tanpa bantuan MR yang berpotensi dapat merusak aset pelatihan milik perusahaan.

Terlebih lagi, karyawan baru tidak perlu menghabiskan waktu berminggu-minggu untuk membaca manual mendetail tentang cara melakukan pekerjaan mereka. Para karyawan dapat mempelajari cara melakukan pekerjaannya dengan bantuan teknologi mixed reality.

Contoh penerapan mixed reality dalam bisnis

Contoh penerapan mixed reality
Sumber: Juego Studios

Salah satu contoh penerapan mixed reality berasal dari brand otomotif asal Perancis, Renault Trucks. Perusahaan tersebut telah berhasil mengadopsi headset MR Microsoft HoloLens di salah satu fasilitas mereka. Mereka menggunakan Microsoft HoloLens untuk meningkatkan kontrol kualitas dalam perakitan mesin.

Selain itu, adanya headset MR mempermudah mereka dalam mencari solusi di buku manual jika terdapat masalah. Alih-alih membaca instruksi kertas, operator bisa mendapatkan informasi yang relevan saat mereka sedang melakukan pekerjaan itu.

Banyak brand sudah menggunakan mixed reality untuk menumbuhkan daya tarik, loyalitas pelanggan, dan mendorong penjualan. Mixed reality memiliki semua kekuatan untuk membawa industri menjadi lebih imersif.

Salah satu penerapan mixed reality yang populer di industri ritel adalah penataan toko. Biasanya, manajer toko akan kesulitan saat mengonfigurasi tata letak unit display di dalam toko karena mencoba mendapatkan posisi terbaik.

Dengan menggunakan hologram MR, karyawan dapat menghemat waktu dengan memungkinkan mereka membayangkan bagaimana unit display akan terlihat sebelum melakukan penempatan fisik mereka.

Maskapai penerbangan ternama asal Jerman, Lufthansa juga meluncurkan aplikasi mixed reality pada International Aircraft Interiors Expo 2018 di Hamburg. Aplikasi ini berfungsi untuk menunjukan para pengunjung stand mereka tentang cara memasang antena pada Boeing 737-nya.

Aplikasi ini menggunakan teknologi augmented reality yang digabungkan dengan Wikitude pada replika pesawat. Wikitude merupakan teknologi pengenalan gambar untuk memindai penanda yang menambahkan model antena 3D virtual. Hal ini memungkinkan pengunjung untuk lebih memahami proses pemasangan antena.

Penerapan mixed reality dalam industri gaming

Selain penerapan di atas, mixed reality juga telah membuka era baru dalam bermain game. Mixed reality memperkenalkan dunia nyata ke dalam pengalaman bermain game yang imersif. Pada dasarnya, MR memungkinkan kita menambahkan ekstensi ke dunia nyata, kita dapat memanipulasi objek fisik dan digital secara real time.

Contoh MR dalam game sangat banyak, dan teknologinya memiliki banyak manfaat untuk industri gaming. Salah satunya adalah membawa aspek sosial ke dalam game virtual.

Hingga saat ini, game virtual biasanya membatasi persepsi objek virtual kepada orang yang memakai headset virtual reality. Mixed reality dapat memecahkan masalah ini dengan menyatukan dunia dan objek virtual dengan dunia nyata. Dengan kata lain, beberapa pengguna dapat berbagi pengalaman bermain melalui beberapa headset.

Magic Leap, misalnya, telah memperkenalkan game-game mixed reality yang populer. Game terkenal seperti Star Wars, Game of Thrones, dan Angry Birds, didukung oleh prosesor NVIDIA Parker SoC (Jetson Tegra TX2) dan kecepatan refresh 120Hz sangat patut dicoba menggunakan teknologi MR.

Penerapan mixed reality dalam pendidikan

MR memiliki potensi besar dalam pendidikan karena dapat membuat mata pelajaran menjadi interaktif dan karenanya lebih mudah dipelajari. Dalam studi penelitian yang dilakukan oleh Microsoft, pengalaman imersif MR di universitas menghasilkan peningkatan 22% dalam nilai ujian dan peningkatan 35% dalam keterlibatan siswa.

Namun contoh mixed reality di bidang pendidikan tidak hanya terbatas pada sekolah dan universitas saja. MR juga memungkinkan untuk belajar dan berlatih secara bersamaan. Misalnya, MR dapat memberi karyawan pelatihan virtual terhadap peralatan atau skenario yang kompleks dan berpotensi berbahaya dalam kehidupan nyata.

Masa depan dari mixed reality

MR
Sumber: Medium

Mixed reality berkemungkinan akan berdampak besar pada kehidupan kita di masa depan. Statista memperkirakan bahwa pasar AR, VR, dan mixed reality akan berkembang pesat dalam beberapa tahun ke depan, meningkat mendekati $300 miliar pada tahun 2025.

Jika nantinya telah berkembang jauh, di mana kah industri mixed reality akan difokuskan? Sebuah studi komprehensif dari analis teknologi Juniper Research yang berbasis di Inggris memperkirakan bahwa pada tahun 2024:

  • 67% aplikasi kacamata pintar seperti headset VR, AR, dan MR akan digunakan untuk bermain game atau multimedia
  • 75% aplikasi mixed reality akan bisa diakses melalui smartphone
  • 40% aplikasi MR akan digunakan untuk media sosial

Untuk memenuhi prediksi tren ini, teknologi MR membutuhkan pengembangan perangkat lunak, dan penerapan yang lebih luas. MR memang sudah memiliki pasar dan nilai investasi yang besar saat ini. Hal tersebut menjadi awal yang menjanjikan bagi perusahaan untuk tetap berinvestasi dalam teknologi ini.


Teknologi mixed reality seperti VR dan AR juga diterapkan dalam dunia virtual metaverse. Jika kamu tertarik untuk mencoba metaverse, ayo kunjungi platform metaNesia untuk menjelajahi dunia virtual imersif!