Peran VR di Masa Depan Pekerjaan Jarak Jauh

Peran VR di Masa Depan Pekerjaan Jarak Jauh

Pekerjaan jarak jauh
Source: Freepik

Remote working atau work from home, istilah yang sering digunakan untuk pekerjaan jarak jauh ketika pandemi COVID-19 menyerang seluruh dunia. Sebagian pekerja tidak perlu pergi ke kantor dan mengerjakan pekerjaan secara full-time di rumah masing-masing.

Untungnya, paltform pendukung untuk melaksanakan remote working seperti Zoom, Google Meet, Microsoft Teams, dan aplikasi pendukung lainnya sudah siap digunakan. Sekarang, teknologi semakin berkembang dengan implementasi Virtual Reality (VR) untuk pekerjaan jarak jauh.

VR masih menjadi momok bagi sebagian besar industri teknologi. Meskipun teknologi Extended Reality (XR) berkembang dengan kecepatan yang jauh lebih cepat, banyak orang masih melihatnya sebagai alat untuk hiburan saja.

Namun, masa depan pekerjaan jarak jauh telah berubah secara signifikan setelah VR diperkenalkan. Kenyataannya bahwa, teknologi imersif mengubah semua aspek kehidupan, termasuk dunia pekerjaan.

Pasar VR telah tumbuh secara eksponensial, pada tahun 2020 saja mencapai sekitar $15,81 miliar. Para ahli juga memperkirakan tingkat pertumbuhan tahunan sekitar 18 persen, dan sebagian besar berasal dari kasus penggunaan VR untuk pekerjaan, termasuk pelatihan, peningkatan keterampilan, dan pembuatan konten.

Lingkungan profesional bisa mendapatkan keuntungan dari VR dengan mengizinkan rekan kerja untuk berkolaborasi di metaverse. Karyawan dapat meningkatkan produktivitas secara eksponensial baik dari jarak jauh maupun secara langsung.

Berikut adalah gambaran lebih detil tentang peran VR di tempat kerja.

Beberapa sektor mengubah masa depan pekerjaan jarak jauh

Kabar tersebut muncul karena banyak perusahaan memanfaatkan VR untuk merancang prototipe mobil baru. Brand seperti Jaguar, Land Rover, BMW, dan Rivian telah menggunakan solusi VR dari Varjo untuk membuat mobil masa depan.

Ritel juga memanfaatkan VR untuk melihat dan menguji produk di lingkungan virtual, bahkan sebelum masuk proses produksi. Perusahaan seperti EnvisionVR menggunakan VR untuk memamerkan apartemen kepada calon pembeli.

Upaya tersebut dilakukan setelah pandemi COVID-19, yang memicu lonjakan besar-besaran untuk solusi imersif di tengah penerapan social distancing. Aturan pemerintah juga mencegah orang untuk berbelanja, berkunjung, dan bertemu secara langsung. Hal tersebut telah memicu gelombang VR sebagai solusi cerdas yang imersif.

Sektor yang mengadopsi kolaborasi jarak jauh dengan VR

Source: Freepik
Source: VRScout

Perawatan kesehatan

Perusahaan menggunakan VR untuk melatih operasi kritis, merampingkan data pasien, dan memeriksa tanda vital dengan alat pelacak wajah, tangan, dan mata. OssoVR, HoloAnatomy dan HoloAnatomy Neuro berbasis Microsoft HoloLens 2 dari CWRU mewujudkan kenyataan tersebut.

Arsitektur, teknik, dan konstruksi

Beberapa perusahaan telah menggunakan Autodesk VRED VR dan alat desain komputer (CAD) lainnya. Ini digunakan untuk merancang digital twins yang akurat dari desain masa depan dan saat ini.

Manufaktur

Perusahaan menggunakan VR untuk meningkatkan kontrol akan kualitas manufaktur dengan meningkatkan keselamatan, memantau data sensor secara real-time, dan mengamankan fasilitas dengan digital twins. Siemens dan NVIDIA sedang membangun industri berbasis metaverse dengan teknologi semacam itu.

Marketing

Memasarkan produk tidak pernah semudah dan semenarik ini dengan solusi VR. Nike, Adidas, dan brand besar lainnya bekerja sama dengan perusahaan metaverse seperti Epic Games untuk menciptakan komunitas penggemar produk.

Selama di sana, orang dapat bersaing untuk mendapatkan non-fungible token (NFT), melihat produk 3D (RT3D), dan melihat rilis produk terbaru.

Perubahan internal di Tempat Kerja

Source: Freepik
Source: Time

Perusahaan memanfaatkan VR untuk operasi internal, sehingga tidak terikat pada kebiasaan lama dan menjadikannya lebih imersif. Beberapa kasus penggunaannya seperti berikut.

Kolaborasi VR Jarak Jauh

Berbagai platform telah muncul untuk sebagai platform kolaborasi. Bisnis dapat menggunakan ruang virtual ini untuk pekerjaan jarak jauh dan hybrid. Menghemat biaya operasional bagi perusahaan, seperti perjalanan, uang kendaraan, dan sumber daya produktivitas lainnya.

Masa depan pekerjaan dengan VR, membuat pertemuan tim jarak jauh secara real-time, melakukan presentasi dan negosiasi, dan streaming suatu event sangat memungkinkan.

Pelatihan

VR juga menawarkan potensi besar untuk peningkatan keterampilan dan pelatihan. Upaya tersebut dilakukan di tengah kasus pengunduran diri secara masif. Memaksa banyak perusahaan memanfaatkan teknologi untuk menghasilkan tenaga kerja dengan cepat yang mampu memenuhi tantangan dan tugas di masa depan.

Contohnya Varjo Technologies yang bekerja sama dengan European Air Safety Agency (EASA) untuk melatih pilot dengan headset Aero. Dengan teknologi ini, sekarang pilot memiliki jam terbang yang sama seperti simulasi secara langsung.

Desain dan Pengembangan Produk

Banyak desainer sekarang yang menstandarkan alur kerja prototyping menggunakan headset VR dan AR. Penyedia solusi seperti Autodesk, Lenovo, dan Varjo memimpin dalam alat kolaboratif tersebut.

Dengan platform mereka, para profesional dapat bertemu di ruang virtual yang sama untuk merancang kendaraan, bangunan, dan komponen lain dalam skala besar. Platform Teleport Varjo bahkan dapat memindai seluruh lingkungan untuk diintegrasikan sebagai ruang pertemuan virtual.

Meningkatkan pengalaman pelanggan

Perusahaan sekarang dapat memamerkan produk terbaik mereka tanpa perlu mengadakan konferensi, acara, dan pertemuan langsung. Sehingga dapat menghemat biaya eksponensial untuk akomodasi perjalanan, penampilan produk, dan hal lainnya.

Beberapa perusahaan lain juga telah mengembangkan katalog produk dari aset Augmented Reality (AR) agar perusahaan dapat melibatkan klien. Ini dapat memberikan demo produk dengan skala 1:1 dan bahkan uji coba langsung kepada calon pembeli.

Proses perekrutan

Proses perekrutan juga telah beralih ke VR untuk meningkatkan keterampilan dan melanjutkan pendidikan bagi karyawan. Peserta pelatihan dan calon karyawan dapat bertemu dengan HRD untuk wawancara secara virtual. Tentunya lengkap dengan metrik waktu dan dapat menganalisis perilaku.

Masa depan pekerjaan dengan VR tumbuh subur dengan solusi yang inovatif. Pengusaha sekarang dapat memeriksa kandidat dengan kecerdasan buatan dan alat untuk menganalisis perilaku.

Sampai saat ini, perusahaan yang bertransformasi secara digital bertujuan untuk mengamankan masa depan perusahaan dengan mendorong batasan yang ada. Industri yang melakukan transformasi, mempelajari masa depan pekerjaan yang aman dengan teknologi VR.


Jika kamu bertanya apakah ada platform di Indonesia yang dapat digunakan untuk menggelar pertemuan digital, jawabannya adalah metaNesia. Kamu dapat mengadakan seminar digital yang imersif dan interaktif

Mari diskusi dengan kami untuk mengetahui lebih lanjut

Bagikan ini: