Mengetahui Bagaimana Penggunaan AR dalam Penerbangan Komersial
Beranda /
Blog /
Mengetahui Bagaimana Penggunaan AR dalam Penerbangan Komersial
27 December 2022

Mengetahui Bagaimana Penggunaan AR dalam Penerbangan Komersial

Industri penerbangan komersial sangat kompetitif, dan perusahaan selalu mencari cara untuk meningkatkan tingkat produktivitas dan mengoptimalkan proses kerja. Pertama-tama, konstruksi pesawat terbang melibatkan proses pembuatan yang rumit yang membutuhkan konsentrasi dan presisi tingkat tinggi. Kesalahan di sini mungkin merugikan perusahaan miliaran rupiah.

Selain itu, operasi ground handling juga melibatkan tantangan yang dapat menyebabkan kerugian pendapatan yang cukup besar jika tidak segera ditangani.

Jadi, salah satu cara yang mungkin untuk meningkatkan kinerja dan meminimalkan kerugian di sektor penerbangan adalah dengan melakukan peningkatan yang signifikan dan menerapkan teknologi mutakhir, yaitu dengan kacamata pintar augmented reality.

Pada artikel kali ini, akan menjelaskan semua kesulitan yang dapat dibantu oleh augmented reality, dan memberi contoh nyata tentang perusahaan yang berhasil menggunakan AR. Jadi, mari kita langsung ke detailnya.

AR dalam penerbangan
Source: Freepik

Ramp handling

Ramp handling adalah serangkaian layanan yang diberikan oleh staf khusus saat pesawat masih di bandara. Operasi ini adalah bagian dari rangkaian kegiatan yang lebih luas yang disebut penanganan darat, yang melibatkan layanan asrama, katering, pembersihan, dll.

Ramp services mencakup segala sesuatu yang berhubungan dengan perawatan pesawat, seperti drainage, pengisian bahan bakar, deicing, dll. Dan penanganan saat di bandara, seperti pemuatan bagasi penumpang, pengangkutan udara, dll.

Di sini, kriteria utama yang mempengaruhi efisiensi kerja adalah kecepatan dan ketepatan operasi yang dilakukan.

Proses perakitan pesawat

Career prospects in the Aerospace & Defence | Deccan Herald
Source: Deccan Herald

Kemungkinan lain yang diberikan oleh augmented reality dalam industri penerbangan adalah dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi perakitan pesawat, dan maskapai penerbangan Airbus adalah salah satu yang pertama mencoba teknologi ini.

Seperti yang telah sebutkan di awal, proses pembuatan pesawat itu rumit, dan jika ada yang bisa disederhanakan, ini adalah peluang besar yang harus dimanfaatkan.

Airbus berkolaborasi dengan pengembang augmented reality untuk membuat aplikasi AR Vuzix AR Smart Glasses untuk mempermudah proses perakitan kursi kabin. Airbus berencana untuk mengimplementasikan teknologi AR ini di lini perakitan pesawat lain untuk lebih meningkatkan efisiensi.

Komunikasi

Ketika sebuah pesawat rusak, sangat penting untuk memperbaiki masalah sesegera mungkin, karena setiap menit ketika pesawat tidak digunakan, perusahaan merugi.

Maskapai memerlukan sekelompok teknisi dan seringkali melakukan konsultasi jarak jauh untuk memperbaiki pesawat terbang. Dalam praktiknya, melibatkan banyak pertukaran gambar, data, dan dokumen yang dapat memperlambat proses perbaikan karena waktu yang dihabiskan untuk persetujuan dan kolaborasi.

Untuk mengatasi masalah tersebut, General Electric Aviation (GEA) telah meluncurkan proyek percontohan Vuzix Basics Video (VBV) untuk operasi mereka.

VBV adalah teknologi AR hands-free untuk komunikasi real-time antara teknisi yang memungkinkan opsi suara dan video dalam augmented reality dan menghilangkan potensi penundaan. Insinyur GE dapat terhubung dengan kolega mereka dalam satu klik dan mempersingkat waktu perbaikan menggunakan teknologi AR.

Lebih sedikit waktu yang dihabiskan untuk perbaikan menghasilkan pengembalian investasi yang lebih besar.

Pengumpulan dan penggunaan data

Menjadi seorang pilot adalah pekerjaan yang sulit. Ada puluhan metrik yang perlu mereka perhatikan, membuat mata mereka selalu sibuk, begitu juga dengan tangan mereka.

Untuk mencoba membuat hidup pilot lebih mudah, HeadApp dengan Eco-Mind dan DigiSky mengembangkan aplikasi AR yang disebut Glass4Flight. Aplikasi ini menampilkan informasi penting penerbangan, seperti ketinggian, kecepatan, waktu, dll. Melalui M100 AR Smart Glasses dari Vuzix.

Perakitan kabel

Tech Wire Asia
Source: Tech Wire Asia

Merakit kabel listrik di pesawat adalah tugas yang bertanggung jawab besar dan rumit karena kesalahan tunggal dapat menyebabkan konsekuensi yang merugikan bagi mereka yang menggunakan pesawat.

Sebelum augmented reality dalam penerbangan mulai tampak menguntungkan, para insinyur yang bertanggung jawab atas merakit kabel menggunakan manual berbasis PDF untuk mengidentifikasi kabel dan menghubungkannya dengan benar. Ini adalah tugas berat yang membutuhkan banyak konsentrasi dan waktu.

Pada tahun 2016, maskapai Boeing adalah yang pertama memulai uji lapangan augmented reality dalam penerbangan sebagai solusi AR interaktif yang menampilkan diagram pengkabelan 3D secara real-time.

Hasil tes pertama yang dilakukan Boeing dalam menggunakan augmented reality, menunjukkan peningkatan 25% dalam kecepatan perakitan wire harness.

Pelatihan anggota

Lufthansa
Source: Lufthansa

Augmented reality terbukti meningkatkan efisiensi dan keamanan pelatihan di industri militer, tetapi apakah itu sama untuk penerbangan?

Japan Airlines mengembangkan dua program untuk membuktikan konsep pelatihan AR untuk pekerja industri kedirgantaraan. Salah satu program dirancang untuk awak pesawat, dan program lainnya untuk insinyur. Keduanya menggunakan HoloLens.

Alih-alih memeriksa mock-up atau cetakan, peserta pelatihan dapat masuk ke dalam kokpit AR virtual atau menjelajahi model mesin imersif dan melihat cara kerja semuanya dari berbagai penjuru.


Peluang augmented reality dalam penerbangan menjadi semakin jelas bagi perusahaan kedirgantaraan terbesar di dunia.

Raksasa seperti Boeing, Airbus, dan General Electric sudah mulai mengeksplorasi teknologi AR dan mempelajari pengembangan augmented reality dengan cepat.

Secara keseluruhan, dalam banyak kasus, AR dapat meningkatkan ROI secara substansial dan mengurangi kerugian yang disebabkan oleh penundaan dan perbaikan.

Ingin mengetahui penggunaan augmented reality untuk industri lainnya? Yuk, kunjungi metaNesia dan dapatkan informasi lain seputar teknologi imersif.