Apakah Metaverse Bisa Mengubah Digital Marketing?
Beranda /
Blog /
Apakah Metaverse Bisa Mengubah Digital Marketing?
16 December 2022

Apakah Metaverse Bisa Mengubah Digital Marketing?

digital marketing virtual 3d
Sumber: Raconteur

Pemasaran menjadi salah satu aspek penting agar perusahaan bisa meningkatkan penjualannya. Seiring berkembangnya zaman, pemasaran mengalami perubahan dengan banyaknya inovasi baru bermunculan.

Teknik pemasaran konvensional saat ini bahkan sudah terkalahkan oleh teknik digital marketing. Dengan era dan kebutuhan yang terus menerus berubah sangat cepat, maka perusahaan membutuhkan strategi pemasaran terbaru seperti digital marketing.

Platform metaverse disebut-sebut menjadi salah satu kunci di masa depan industri digital marketing. Apakah para perusahaan nantinya akan menerapkan strategi digital marketing metaverse?

Secara sederhana, metaverse merupakan dunia virtual 3D tempat orang dapat berinteraksi satu sama lain secara imersif dibandingkan dengan internet yang ada saat ini.

Platform metaverse menggunakan teknologi immersive-reality seperti virtual reality (VR) dan augmented reality (AR) untuk membuat pengalaman interaktif dan imersif. Metaverse melibatkan dunia virtual 3D yang bisa di akses semua orang dengan avatar virtual yang mewakili pengguna.

Digital marketing metaverse

digital marketing
Sumber: MetaVRse

Metaverse menjadi populer semenjak CEO Facebook, Mark Zuckerberg mengumumkan rencana untuk mengubah nama Facebook menjadi Meta. Bahkan istilah ini sangat populer hingga masuk nominasi Word of The Year oleh Oxford University. Sebenarnya, metaverse awalnya diperkenalkan oleh Neal Stephenson dalam novel fiksi ilmiahnya tahun 1992, “Snow Crash”.

Dengan bantuan metaverse, digital marketing akan memiliki berbagai strategi, teknik, dan tools yang baru. Nantinya perusahaan dapat terhubung dengan pelanggan mereka melalui media digital yang terdesentralisasi.

Perusahaan yang ingin memanfaatkan teknologi baru ini harus bisa memposisikan produk mereka agar dapat relevan, menarik, dan bertahan dalam jangka panjang di metaverse.

Digital marketing di metaverse tidak diragukan lagi akan menjadi digital marketing generasi berikutnya, karena calon pelanggan akan memiliki pengalaman imersif di dunia virtual 3D metaverse.

Dengan potensi yang besar, para perusahaan berlomba-lomba dalam menghasilkan strategi pemasaran yang efektif untuk memberikan pengalaman virtual yang realistis kepada penggunanya.

Potensi metaverse saat ini

Berdasarkan laporan, industri metaverse global diantisipasi meningkat pada Compound annual growth rate (CAGR) 47,6% dari US$ 100,27 miliar pada tahun 2022 menjadi US$ 1.527,55 miliar pada tahun 2029. Adanya wabah pandemi COVID-19 membuat dunia virtual ini mengalami kenaikan permintaan yang lebih tinggi dari perkiraan.

Dengan perusahaan teknologi seperti Meta, Microsoft, dan NVIDIA Corporation bergerak ke metaverse akan memperkuat posisi dunia virtual tersebut di masa depan. Para perusahaan tersebut sedang berusaha menyediakan layanan berbasis virtual reality dan platform imersif 3D kepada pengguna.

Tidak hanya di luar, Indonesia pun sudah mulai mengadopsi metaverse. Perusahaan plat merah, Telkom Indonesia telah membangun platform metaverse bernama metaNesia. Platform ini menjadi salah satu pionir dari perkembangan metaverse di Indonesia.

Bagaimana metaverse mendistrupsi digital marketing?

pemasaran virtual 3d
Sumber: Mobile Dev Memo

Dengan masa depan menuju ke arah digitalisasi, alat pemasaran tradisional seperti TV dan iklan cetak akan menjadi usang seiring berjalannya waktu. Pemasaran digital baru yang inovatif akan mengambil alih dengan biaya yang lebih murah.

Game online multiplayer mengalami peningkatan pendapatan dan permintaan yang tinggi pasca Covid-19. Iklan dalam game mendapatkan daya tarik pemain game tersebut. Hal serupa juga bisa terjadi dalam metaverse.

Klien dapat memasang iklan produk mereka di dunia virtual. Metaverse memang memiliki konsep dan cara bermain seperti game online sehingga untuk memasang iklan imersif dalam dunia virtual akan menjadi hal mudaj.

Aset digital seperti Non-Fungible Tokens (NFT) juga populer dan banyak dibeli oleh kolektor digital. Kepopuleran NFT mendorong perusahaan untuk mempromosikan brand mereka dalam bentuk koleksi digital seperti avatar, karya seni, musik, properti, dll.

Dengan dunia bergerak menuju Web 3.0, perusahaan hanya dapat fokus untuk mengembangkan pengalaman imersif. Merumuskan strategi untuk menawarkan pengalaman virtual seperti nyata telah menjadi cara baru bagi perusahaan untuk memasarkan produknya di masa depan.

Metode digital marketing metaverse

iklan metaverse
Sumber: NFT Plazas

Terdapat beberapa metode digital marketing yang perusahaan bisa terapkan dalam metaverse. Metode-metode ini bisa jadi menggantikan pemasaran yang ada saat ini sepenuhnya. Berikut beberapa metode di ataranya.

Pemasaran Acara

Adanya pandemi membuat masyarakat lebih banyak menghadiri acara virtual seperti webinar dari rumah mereka. Adanya metaverse bisa merevolusi acara virtual.

VR bisa membuat pengalaman menonton acara menjadi lebih seru interaktif. Metaverse akan membuat acara virtual lebih realistis untuk berinteraksi dengan rekan dan kolega.

Social marketing dengan media digital imersif

Platform seperti Snapchat dan TikTok telah lebih dahulu menawarkan pengalaman AR menggunakan beragam filter. Hal ini merupakan salah satu langkah pertama untuk metaverse memasuki digital marketing dengan menggunakan AR.

Tidak akan butuh waktu lama bagi para peruhaan lainnya untuk menerapkan teknik penerapan seperti filter AR dalam media digital di metaverse.

Content marketing di dunia virtual

Konten interaktif akan menjadi salah satu komponen penting platform virtual ini. Akan menarik untuk melihat berbagai penggunaan konten digital interaktif dalam dunia virtual ini. Adanya konten interaktif dan imersif di metaverse bisa merevolusi penggunaan iklan.

Customer Relationship Management (CRM)

Dalam beberapa bisnis, biasanya mereka memiliki program membership atau keanggotaan untuk para pelanggannya. Para pelanggan yang mendaftar keanggotaan tersebut akan mendapat keuntungan lebih seperti diskon produk, door prize, dan penawaran eksklusif. Dalam metaverse, hal serupa juga bisa diterapkan.

Selain untuk pelanggan, program keanggotaan di metaverse bisa juga ditunjukan untuk para perusahaan. Misalnya, bisnis yang kamu miliki berkolaborasi dengan metaNesia agar bisa memasarkan produknya dalam platform virtual tersebut.

Selain, meningkatkan penjualan, bisnis tersebut otomatis akan lebih menonjol dibandingkan para pesaingnya.Mereka akan mampu memberikan nilai yang melampaui harga.

Search engine optimization (SEO)

SEO atau search engine optimization merupakan teknik untuk mengoptimasi website agar mendapat ranking teratas di hasil pencarian Google. Dengan search engine optimization, situs akan mudah orang temukan sehingga berpotensi menyedot lebih banyak traffic.

Setiap harinya, metaverse akan terus berkembang. Di masa depan, SEO juga bisa jadi diterapkan dalam platform ini, perusahaan bisa mengoptimalkan pencarian brandnya . Hal ini terbukti dengan SEO yang bisa diterapkan di media digital seperti YouTube, Instagram, dan platform serupa lainnya.

Faktor pendorong

Teknologi

Metaverse dianggap sebagai terobosan besar berikutnya dalam evolusi internet. Para ahli di seluruh dunia menganggap bahwa metaverse akan didasarkan pada enam teknologi,

Teknologi tersebut adalah jaringan 5G, VR, blockchain, cloud computing, digital twins, dan artificial intelligence. Keenam teknologi ini akan menjadi pilar perkembangan metaverse nantinya

Komunitas web3

Perkembangan metaverse juga di dukung oleh banyaknya komunitas web3. Dalam komunitas ini, para pemula, kreator, kolektor seni digital, dan sebagainya bisa bergabung tanpa batasan. Mereka biasanya juga menyediakan semacam platform belajar yang bisa berguna bagi anggotanya untuk mengenal ekosistem ini.

Investasi

Lonjakan investasi di sektor e-commerce, ritel, dan teknologi imersif. Karena penjualan e-niaga diharapkan tumbuh pesat, teknologi metaverse akan cepat diadopsi di area ini

Adopsi

Adopsi global perangkat VR yang cepat oleh perusahaan kecil, menengah, dan besar mendorong pertumbuhan pasar platform imersif ini. Semakin banyak perusahaan yang mengadopsi teknologi metaverse, maka akan semakin mudah masyarakat menengah ke bawah untuk masuk ke dalam dunia imersif tersebut.

Masa depan digital marketing metaverse

digital marketing
Sumber: NFT Plazas

Masa depan metaverse yang banyak dinantikan masih merupakan ide yang relatif baru. Tetapi banyak jenis bisnis dapat memanfaatkan teknologi ini.

Hal ini memungkinkan mereka mencoba cara baru dalam beriklan dan inovasi tanpa batas. Era baru pemasaran akan dimulai ketika para brand dan bisnis mengetahui cara menciptakan strategi yang bertahan jangka panjang dalam digital marketing di metaverse.


Setelah membaca artikel di atas, apakah kamu penasaran dengan masa depan dan perkembangan platform imersif ini? Kunjungi metanesia.id untuk mengetahui informasi seputar perkembangan dari metaverse!