Bagaimana Rasanya Kencan di Metaverse?

Bagaimana Rasanya Kencan di Metaverse?

kencan metaverse
Sumber: Mashable India

Metaverse adalah tren terbaru di dunia teknologi selain kecerdasan buatan. Dunia virtual yang dibuat dari augmented reality dan virtual reality ini menarik banyak perhatian tahun ini. Facebook mengumumkan niatnya untuk mempekerjakan 10.000 orang di Uni Eropa untuk membuat metaverse.

Metaverse juga menjadi cara baru untuk beraktivitas seperti hangout dan menonton konser. Dengan banyaknya aktivitas yang bisa dilakukan, kita bisa bertemu teman baru dan memperluas jaringan pertemanan.

Hal tersebut juga memungkinkan metaverse menjadi penerus dari aplikasi kencan saat ini seperti Tinder. Dengan pengalaman yang lebih imersif, kamu bisa merasakan sensasi kencan seru dan unik.

Menurut survey, sepertiga orang siap untuk kencan metaverse

kencan metaverse
Sumber: Deasilex

Kencan online sudah menjadi kegiatan yang wajar pada saat ini. Data dari Statista memperkirakan akan ada 280 juta pengguna kencan online pada tahun 2024. Bahkan pengguna Tinder saja saat ini sudah mencapai jutaan.

Data dari survei terbaru yang dilakukan oleh Dating.com, platform kencan online seperti Tinder mengatakan banyak orang siap untuk mencoba kencan di metaverse. Menurut survei, mereka ingin mencoba keberuntungan asmara dengan bantuan teknologi. Berdasarkan survey tersebut, 33% responden berencana untuk kencan di metaverse.

Survei tersebut menyoroti bahwa penggunaan avatar dalam dunia virtual dapat membantu meningkatkan komunikasi dan memecahkan suasana agar tidak kaku.

Beraktivitas lintas wilayah tanpa kendala dengan kencan metaverse

kencan metaverse
Sumber: Bloomberg

Data yang ada juga mengungkapkan bahwa sepertiga responden terbuka untuk menjalin hubungan dengan orang yang tidak berada di wilayah mereka. Tentunya berkencan lintas wilayah sudah bisa dilakukan saat ini dengan online chatting melalui aplikasi seperti Tinder dan Bumble. Namun pengalaman kencan metaverse bisa membawa sensasi baru.

Kita bisa mencoba pengalaman berkencan unik dan seru dengan banyaknya aktivitas yang bisa dilakukan pada platform imersif ini. Dari menonton konser hingga bermain game, kamu bisa beraktivitas layaknya di dunia nyata dan jarak bukan masalah!

Identitas digital pada metaverse

jaringan
Sumber: CNN

Meski terlihat menyenangkan, tidak dapat dipungkiri bahwa metaverse merupakan teknologi yang baru populer tidak lama ini. Masih terdapat beberapa aspek dari metaverse yang belum sempurna. Salah satu yang menjadi kekhawatiran pengguna adalah identitas digital.

Identitas digital dalam metaverse telah menjadi pokok pembicaraan utama bagi pengguna dan pengembang selama setahun terakhir. Karena semakin banyak data pribadi yang diserahkan ke metaverse untuk membuat dunia virtual yang sesuai kebutuhan risiko pencurian identitas dan eksploitasi lainnya meningkat.

Tinderverse, proyek dunia kencan metaverse yang gagal

metaverse
Sumber: TubeFilter

Pada 2021 lalu, Tinder sebenarnya sudah memiliki ambisi rencana untuk mengembangkan dunia virtual tempat orang akan berkencan virtual. dunia virtual milik Tinder tersebut dinamakan Tinderverse.

Menurut CEO Tinder kala itu, Renate Nyborg mengatakan akan ada fitur interaktif yang menarik dalam Tinderverse. Melansir Reuters, Renate menyebutkan salah satu langkahnya dalam mengembangkan Tinderverse adalah membuat fitur interaktif dan imersif.

Salah satu contoh fitur Tinderverse nantinya adalah “Swipe Nights” yang memungkinkan para pengguna untuk memilih match dengan pengguna lainnya berdasarkan pilihan seperti Tinder.

“Pada Tinder kami sudah membicarakan tentang Tinderverse, untuk memudarkan batasan antara online dan offline,” ujar CEO Tinder kala itu.

Tinder hengkang dari metaverse, Tinderverse gagal dibuat

Sayangnya meskipun Tinderverse terlihat inovatif dengan ide kencan metaverse, kita tidak akan bisa melihat dunia virtual milik Tinder ini dibuat.

Pemilik Tinder, Match Group mengatakan bahwa mereka mengambil langkah mundur dari investasinya di metaverse. Hal ini dikarenakan ketidakpastian ekonomi dan potensi kencan metaverse yang belum tentu berhasil.

Ketidakpastian ekonomi menjadi kunci utama gagalnya Tinderverse

CEO Match Group Bernard Kim mengatakan dia menginstruksikan Tinder untuk tidak berinvestasi besar-besaran di metaverse saat ini. Dengan keadaan makro ekonomi yang tidak stabil di tahun 2023, Match Group dan Tinder menunda rencananya untuk membuat Tinderverse.

Hingga kini, belum ada informasi jelas dari Tinder tentang Tinderverse. Kita tidak tahu pasti apakah Tinder hanya menunda atau benar-benar mengubur rencana ini.


Tertarik dengan informasi seputar metaverse? Kunjungi metanesia.id untuk mengetahui informasi terbaru seputar teknologi dan metaverse!

Bagikan ini: