Pemprov DKI Jakarta Meresmikan Ruang KIE Kebencanaan Pertama Berteknologi Virtual Reality
Beranda /
Blog /
Pemprov DKI Jakarta Meresmikan Ruang KIE Kebencanaan Pertama Berteknologi Virtual Reality
3 Januari 2023

Pemprov DKI Jakarta Meresmikan Ruang KIE Kebencanaan Pertama Berteknologi Virtual Reality

ruang kie kebencanaan
Sumber: BPBD DKI Jakarta

Dalam beberapa bulan terakhir, banyak bencana alam yang terjadi di Indonesia seperti gempa Cianjur dan erupsi gunung Semeru. Bahkan daerah seperti kota Jakarta juga terlanda cuaca ekstrim tanpa henti hingga bulan Januari 2023.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen serta berupaya dalam menanggulangi risiko bencana. Maka dari itu, pemerintah bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD DKI Jakarta) memperkenalkan pelayanan publik berupa ruang pembangunan Pusat Komunikasi, Informasi dan Edukasi Kebencanaan Provinsi DKI Jakarta.

Peresmian oleh Pj Gubernur DKI Jakarta

heru budi hartono
Sumber: detik.com

BPBD DKI Jakarta dan Pj Gubernur Heru Budi Hartono ikut meresmikan Ruang Komunikasi, Informasi dan Edukasi Kebencanaan. Ruang ini berlokasi di Gedung Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Disgulkarmat DKI Jakarta) di pusat kota Jakarta.

Pj Gubernur DKI Jakarta Heru menyebutkan, Ruang Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Kebencanaan merupakan salah satu upaya pemprov menjadikan Jakarta kota tangguh bencana. Nantinya Ruang KIE Kebencanaan ini akan menjadi pusat literasi kebencanaan bagi warga Jakarta.

Ruang KIE Kebencanaan tersebut menjadi salah satu cara Pemprov dan BPBD DKI Jakarta menanggulangi pencegahan bencana. Hal tersebut tentunya juga menjadi isu utama yang ingin diatasi oleh Pemprov sebagai bagian dari program penanggulangan bencana.

Saat hari peresmian, Pj Gubernur DKI Jakarta Heru berkeliling dan menginspeksi Ruang KIE Kebencanaan. Di dalam gedung Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan ini terdapat beberapa ruangan yang akan digunakan sebagai pusat literasi kebencanaan.

Ada apa saja di dalam Ruang KIE Kebencanaan?

Beberapa ruangan yang ada di dalam gedung Disgulkarmat DKI Jakarta tersebut dibagi berdasarkan beberapa kategori. Terdapat ruangan prosedur pertolongan pertama dab pencegahan banjir.

Beberapa ruangan yang bertema bencana juga telah disiapkan di gedung Disgulkarmat DKI Jakarta. Ruang tersebut akan digunakan untuk pelatihan P3K, pemadaman kebakaran, penyelamatan diri asap kebakaran, pelatihan banjir, dan ruang dialog bencana.

Penggunaan teknologi virtual reality

Inovasi pelayanan publik ini akan menggunakan pendekatan gamifikasi mengandalkan teknologi virtual reality dan media interaktif lainnya. Dengan demikian, masyarakat dapat merespon cepat tanggap terhadap bencana melalui mitigasi ini.

Ruang KIE Kebencanaan merupakan pusat penanggulangan bencana pertama yang menggunakan teknologi virtual reality. Diharapkan ruang ini bisa digunakan secara efektif oleh masyarakat untuk membangun budaya sadar bencana di kalangan warga Jakarta dan menjadikan Jakarta sebagai kota tangguh bencana.

Sosialisasi Ruang KIE Kebencanaan

ruang kebencanaan VR
Sumber: Website Kota Administrasi Jakarta Pusat

Pj Gubernur Heru mengarahkan kepala dinas pendidikan DKI Jakarta agar dapat mensosialisasikan manfaat dan eksistensi Ruang KIE Kebencanaan pada lembaga pendidikan seperti sekolah.

“Saya juga minta kepada Kadisdik (Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta) untuk wajib mensosialisasikan, lembaga pendidikan aman darurat, ada teori di sekolah yang perlu terus dibawa ke sini,” Ujar Heru.

Isnava Aji selaku Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta menyinggung Ruang KIE ini adalah salah satu wujud sarana peningkatan kesadaran dan edukasi tentang bencana alam dalam bentuk atraksi interaktif. Kepala Pelaksana BPBD DKI jakarta tersebut juga merasa bahwa Ruang KIE ini akan menjadi ruang literasi utama untuk memitigasi bencana.

Masyarakat Jakarta, khususnya pelajar dan masyarakat umum Jakarta dapat berkunjung ke Ruang Penanggulangan Bencana KIE yang dibuka pada hari Senin hingga Jumat pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.

Ruang KIE ini bisa membuat masyarakat semakin tangguh dalam menghadapi bencana alam. Pendidikan dan literasi bencana memang sangat penting untuk memitigasi bencana, terutama dengan DKI Jakarta yang rentan terhadap bencana seperti banjir.


Inovasi pelayanan publik yang digagas Pemprov dan BPBD DKI Jakarta ini menjadi langkah yang baik dalam mencerdaskan generasi mendatang mengenai bencana.

Tertarik dengan berita terbaru seputar teknologi? Baca berita teknologi terbaru dan terlengkap di metaNesia!