Mengenal Teknologi Hologram, Era Baru Teknologi Masa Depan

Mengenal Teknologi Hologram, Era Baru Teknologi Masa Depan

Saat menonton film ber-genre sci-fi, pernahkah kamu melihat teknologi hologram? Film-film seperti Matrix Reloaded, Dune, dan Hunger Games adalah film yang menampilkan teknologi tersebut.

Perangkat yang dimiliki karakter menembakkan laser cahaya yang bersifat interaktif, sehingga mereka dapat berinteraksi dengan cahaya tersebut. Teknologi yang diimajinasikan oleh pembuat film ini disebut dengan gambar hologram.

Apa itu teknologi hologram?

Hologram merupakan produk dari teknologi holografi. Dikutip dari livescience.com, holografi adalah teknik fotografi yang merekam cahaya, yang kemudian tersebar dari sebuah objek lalu menampilkannya dalam bentuk 3 dimensi. Contohnya sering ditampilkan di film-film fiksi. Meski belum bisa secanggih yang ditampilkan di film, teknologi gambar hologram terus dikembangkan di dunia nyata.

Hologram terbentuk dari perpaduan dua sinar cahaya yang koheren dan dalam bentuk mikroskopik, kemudian menyajikannya dalam bentuk tiga dimensi. Hologram  bertindak sebagai gudang informasi optik. Informasi-informasi optik yang terkumpul akan diolah membentuk suatu gambar, pemandangan, atau adegan.

Baca juga: Mengenal Konsep Metaverse as a Service

Awalnya ditemukan secara tidak sengaja

Rekayasa optik yang menjadi dasar dari teknologi holografik modern sebenarnya tidak sengaja ditemukan, lho. Rekayasa optik ini sudah dikembangkan sejak akhir tahun 1940-an oleh fisikawan Hungaria bernama Dennis Gabor.

Dennis Gabor sendiri mendapatkan nobel fisika tahun 1971 atas karyanya dalam penemuan dan pengembangan metode holografi, yaitu ilmu dan praktik pembuatan hologram. Pada penelitiannya mengembangkan mikroskop elektron, Gabor menemukan teknik yang kemudian hasilnya menjadi pondasi dari holografi modern.

Sejarah teknologi holografik

Menelisik lebih jauh sejarahnya teknologi holografik bukanlah hal baru. Pengembangan teknologi ini dimulai pada tahum 1962, ketika Yuri Denisyuk dari Uni Soviet serta Emmett Leith dan Juris Upatnieks dari University of Michigan mengembangkan teknologi laser. Teknologi ini bukan sekedar laser biasa, melainkan dapat merekam objek 3 dimensi.

Saat itu emulsi fotografi perak halida digunakan sebagai media perekam, meskipun belum dapat menghasilkan gambar objek yang jelas. Kemudian dikembangkanlah berbagai metode baru yang melibatkan konversi transmisi dengan indeks bias. Iterasi yang terus menerus ini memungkinkan teknologi holografi terus berkembang.

Baca juga: Bagaimana Rasanya Jika Kita Bekerja di Kantor Virtual Metaverse?

Bagaimana cara kerja teknologi hologram?

Secara umum, hologram merupakan sebuah proses penampilan gambar yang terbentuk akibat terbentuknya pola pencampuran sinar ketika dua sinar laser bertumbuk pada satu permukaan holograf. Salah satu dari sinar tersebut dinamakan Reference Beam, yaitu sinar yang tidak memantul pada objek. Sinar yang lainnya disebut Object Beam karena memantul dan mengenai objek.

Cara kerja teknologi ini sebenarnya cukup sederhana. Sistem hologram menggunakan proyeksi Holographic Laser Projection (HLP) dan sensor infra merah untuk membuat layar yang mendukung gerakan multi-touch. Teknologi ini dapat bergerak, berputar 360 derajat, bahkan bersuara.

Kemudian, kamu dapat berinteraksi dengan tampilan tersebut. Seperti bermain game, menonton video, melihat foto atau terkoneksi dengan internet.

Jenis-jenis teknologi hologram

Sumber foto: The Conversation

Teknologi hologram yang ada saat ini dibedakan menjadi dua jenis, yaitu daya rekayasa dan teknik pembuatannya.

Berdasarkan daya rekayasa, hologram dibedakan menjadi label dan seal (segel). Jenis hologram label tidak akan rusak meski dicabut. Hologram berbentuk segel bersifat sebaliknya, akan rusak jika dicabut dan tidak bisa disambung kembali.

Berdasarkan teknik pembuatannya, hologram dibagi menjadi 2 dimensi, 3 dimensi, dot matrik, dan kombinasi. Hologram tipe ini akan membuat tampilan gambar timbul dan terlihat seperti objek 3 dimensi.

Baca juga: Masa Depan Dunia Seni di Metaverse

Sudah adakah penggunaan hologram di dunia nyata?

Penggunaan teknologi hologram di uang kertas

Meski belum secanggih di film, nyatanya penggunaan hologram sudah dilakukan di dunia nyata, termasuk di Indonesia! Penggunaan teknologi hologram sendiri sudah ada di dompetmu. Contohnya adalah uang kertas.

Bukan cuma itu saja, kartu kredit, CD, DVD juga menggunakan teknologi ini. Pada uang kertas, penggunaan hologram membuat uang menjadi sulit untuk dipalsukan.

Melakukan penyimpanan data

Sebelumnya, kita selalu membahas hologran untuk perekaman data. Namun, hologram juga bermanfaat untuk menyimpan data. Hologram bisa menjadi gudang penyimpanan data dengan memanfaatkan kadar densitas tinggi ke kristal atau fotopolimer.

Terobosan baru di dunia seni

Tahukah kamu, kini sudah ada teknologi hologram yang digunakan untuk memperkaya hasil karya seni? The San Francisco School of Holography adalah sekolah seni yang berbasis di Amerika Serikat untuk mempelajari holografi.

Seniman-seniman juga mulai mencoba cara baru dalam mengeksplor seni. Seperti menggunakan hologram tiga dimensi untuk membengkokkan dan memotong ruang, menggabungkan koleksi gambar diam atau video untuk menghasilkan karya 3D animasi, dan untuk memahat cahaya murni.

Pemanfaatan untuk dunia medis

Dunia medis pun tidak ketinggalan memanfaatkan teknologi yang satu ini. Pada saat ini, teknologi holografik sedang dalam pengembangan untuk membantu kegiatan medis.

Teknologi hologram dapat menjadi alat untuk memvisualisasikan data pasien dalam melatih siswa dan ahli bedah. Sistem yang ada saat ini, contohnya adalah Magnetic Resonance Imaging (MRI) dan pemindaian ultrasound.

Baik pemindaian ultrasound maupun MRI menghasilkan data kompleks menggunakan teknologi yang canggih untuk menghasilkan gambar holografik 3 dimensi melalui pemrosesan komputer. Hasil pengolahan data itu dapat digunakan sebagai basis diagnosa pasien.

Hologram sebagai media pembelajaran masa depan

Banyak perdebatan mengenai bagaimana metode pembelajaran yang efektif bagi siswa. Apalagi di zaman sekarang di mana teknologi semakin berkembang, tidak sedikit yang berargumen bahwa penyampaian materi tidak harus terfokus kepada metode 2 dimensi saja.

Penemuan perangkat yang dapat menopang pembelajaran siswa dengan teknologi masa depan seperti augmented reality pun muncul. Sebut saja Microsoft Hololens. Hololens dapat menampilkan objek maya ke lingkup dunia nyata.

Konsep pembelajaran hologram juga dianggap lebih menarik daripada metode 2 dimensi, karena obk dapat dilihat dalam sudut 360 derajat dengan skala 1:1. Penggunaan teknologi ini diharapkan bisa meningkatkan antusiasme siswa dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar ke depannya.

Kelebihan dan kekurangan teknologi hologram

Adanya hologram memang merupakan suatu kemajuan di bidang teknologi. Namun, tentu saja ada efek negatif yang harus diperhatikan.

Kelebihan hologram

  • Komunikasi jarak jauh terasa lebih hidup dan lebih menarik
  • Membantu komunikasi tanpa batas serta mudah mengatasi kendala yang mungkin terjadi
  • Membantu media elektronik dalam menyampaikan informasi

Kekurangan hologram

  • Memungkinkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan manipulasi dan tindak kejahatan lainnya
  • Terdapat kemungkinan bagi pihak tidak bertanggung jawab untuk mencuri data rahasia tanpa harus mendatangi tempat penyimpanan langsung
  • Kemungkinan membuat perilaku manusia jadi malas karena terlalu dimanjakan teknologi.

Itulah pembahasan mengenai teknologi hologram, kelebihannya, serta pemanfaatannya di dunia nyata. Masih banyak artikel seputar teknologi menarik lainnya yang bisa kamu akses di metaNesia seperti augmented reality, virtual reality, dan metaverse.

metaNesia adalah tempat di mana kamu bisa bersosialisasi, berinteraksi, bermain, dan berkreasi di dunia metaverse tanpa adanya batasan. Baca artikel lainnya di blog metaNesia!

Bagikan ini: